Duit di Rekening Terkuras Habis, Waspada Modus Maling M-Banking yang Semakin Canggih. (Ilustrasi)
Jakarta, DKI Jakarta - Senin, 5 Januari 2026 — Saldo rekening bisa terkuras habis hanya dalam hitungan menit jika nasabah m-Banking tidak waspada terhadap modus pencurian digital terbaru, seperti phising, impersonation, dan penyalahgunaan data pribadi. Kejahatan ini makin marak karena kemajuan teknologi dan kelengahan pengguna dalam menjaga keamanan akun mereka.
Mobile banking memberikan kemudahan transaksi keuangan, tetapi menjadi target empuk bagi penjahat siber yang memanfaatkan kelalaian nasabah untuk mencuri informasi penting seperti PIN, username, dan kode autentikasi.
Modus Penipuan M-Banking yang Perlu Diwaspadai
Beberapa metode yang sering dipakai pelaku, antara lain:
• Phishing dan impersonation — penipu mengirim tautan atau pesan palsu yang tampak seperti dari bank resmi untuk memancing korban memberikan data login.
• Malware dan aplikasi palsu — aplikasi yang berisi program jahat bisa mencuri data saat diinstal korban.
• Social engineering — pelaku berpura-pura jadi petugas bank untuk meminta data pribadi.
Jika informasi akun berhasil diperoleh, penjahat dapat mengakses aplikasi dan mentransfer saldo tanpa sepengetahuan pemilik rekening.
Tips Jaga Rekening M-Banking Supaya Aman
Untuk mencegah pembobolan dan saldo terkuras, otoritas dan pakar keamanan digital menyarankan langkah-langkah berikut:
• Rahasiakan PIN dan kode akses — jangan bagikan kepada siapapun.
• Gunakan aplikasi hanya dari sumber resmi, seperti Google Play Store/App Store.
• Aktifkan autentikasi dua faktor (2FA) jika tersedia.
•™Hindari transaksi di jaringan Wi-Fi publik.
• Pantau notifikasi transaksi secara rutin agar segera mengetahui aktivitas mencurigakan.
Social Header