Jakarta — Anggota Komisi XII DPR RI, Shanty Alda Nathalia, menyoroti kenaikan harga beberapa jenis bahan bakar minyak (BBM) yang terjadi menjelang periode Ramadan dan Lebaran. Ia menilai kondisi ini perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena berpotensi menimbulkan dampak berantai terhadap biaya transportasi, logistik, hingga harga barang dan jasa di masyarakat.
Menurut Shanty, setiap penyesuaian harga BBM biasanya memiliki efek langsung pada sektor transportasi dan distribusi barang. Jika tidak diantisipasi secara tepat, kenaikan biaya operasional tersebut dapat mendorong naiknya harga kebutuhan pokok yang pada akhirnya dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kenaikan harga beberapa jenis BBM perlu menjadi perhatian bersama karena berpotensi memberikan tekanan tambahan terhadap biaya transportasi dan logistik yang kemudian akan berimplikasi pada naiknya harga barang dan jasa di tingkat masyarakat,” ujar Shanty.
Momentum Ramadan dan Lebaran Dinilai Sensitif
Shanty menilai momentum kenaikan harga BBM saat ini terjadi pada periode yang cukup sensitif, yaitu ketika masyarakat sedang menjalani bulan Ramadan dan bersiap menyambut Hari Raya Idulfitri. Pada masa ini, mobilitas masyarakat biasanya meningkat signifikan seiring aktivitas mudik serta bertambahnya kegiatan ekonomi dan konsumsi rumah tangga.
“Kondisi ini perlu segera diantisipasi pemerintah mengingat kita sedang berada di tengah periode Ramadan dan mendekati Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat dan aktivitas konsumsi rumah tangga biasanya mengalami kenaikan. Pemerintah diharapkan dapat mengantisipasi agar penyesuaian harga BBM tidak memberikan tekanan berlebih terhadap daya beli masyarakat,” lanjutnya.
Dorong Stabilitas Energi dan Perlindungan Daya Beli
Sebagai anggota Komisi XII DPR RI yang membidangi sektor energi, Shanty juga mendorong pemerintah untuk memastikan stabilitas pasokan energi nasional serta menjaga keseimbangan antara kebijakan energi dan perlindungan daya beli masyarakat.
Ia menilai langkah antisipatif sangat penting agar momentum Ramadan dan Lebaran tetap dapat berjalan dengan baik tanpa disertai tekanan ekonomi yang berlebihan, terutama bagi kelompok masyarakat menengah dan rentan.
Ke depan, Shanty berharap pemerintah dapat terus memantau dinamika harga energi serta menyiapkan kebijakan yang responsif guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat selama periode hari besar keagamaan.
Social Header