Jelang Ramadhan, Razia Miras di Tempat Hiburan di Jepara Makin Diperketat

(foto razia Miras di desa Rumahan kecamatan Keling, Jepara)



InilahBean.com - Jepara, 


Jelang Ramadhan Polres Jepara melakukan operasi minuman keras sebelum acara dimulai di lokasi pertunjukan musik dangdut yang digelar di Desa Tunahan Dukuh Ndorio Kecamatan Keling, Selasa, (29/3/22).


Baca juga : 

Pesan Satgas, Warga Boleh Buka Bersama Tapi Dilarang Ngobrol


Dalam pelaksanaan operasi minuman keras itu, kanit Turjawali dan beberapa personil yang melakukan operasi berhasil mengamankan miras yang jumlahnya hingga puluhan botol, yang terdiri dari berbagai jenis. Ada jenis arak putih, bir angker, anggur merah, dan miras oplosan.

Minuman keras itu kemudian diamankan dari penjual yang berinisial (GR) warga Desa Mojo, Kecamatan Cluwak Kabupaten Pati. “Kami laksanakan operasi miras sebelum pertunjukan dimulai, karena untuk mencegah hal-hal yang tidak di inginkan. Bila sudah mabuk biasanya akan melakukan perbuatan yang tidak terkontrol, membuat keonaran, berantem dengan sesama penonton. Dan yang terpenting kehadiran kami di lokasi pertunjukan ini, untuk memberikan rasa aman bagi seluruh pengunjung. Sehingga pertunjukan berjalan aman dan tertib tanpa gangguan apapun,” kata Kapolres Jepara AKBP Warsono melalui Kasat Samapta AKP Syaifuddin.


Baca juga :

Gegara Rem Blong, Bus Pariwisata Jepara Alami Kecelakaan di Magetan


Lanjutnya, Syaifuddin mengatakan, bahwa pihaknya memerintahkan anggotanya untuk melakukan operasi miras di lokasi pertunjukan musik dangdut sebelum acara dimulai, dan selama pertunjukan itu berlangsung operasi miras di lokasi pertunjukan musik dangdut maupun pertunjukan lainnya sudah merupakan protap dari kepolisian.


Selain itu, dasar maklumat yang dikeluarkan Kapolres Jepara dan yang berkaitan dengan ijin keramaian khususnya musik dangdut harus diperketat.


Baca juga : 

Gelar Acara Ngopi Bareng, PWO Jepara dapat Pesan Gitu dari Hadi Priyatno


Pada maklumat itu ada empat poin salah satunya yaitu "Tdak boleh di lokasi ada penjualan miras ataupun mengkonsumsi miras, Dan apa bila terjadi keributan atau kerusuhan yang sangat krusial maka pertunjukan bisa dibubarkan", Pungkas Syaifuddin.***

Sumber: Berita daerah.



Tag :

Program Militer Dedi Mulyadi Dimulai: 39 Pelajar Nakal Resmi Jalani Pendidikan Karakter

Koran.co.id  – Sebanyak 39 siswa bermasalah asal Kabupaten Purwakarta resmi mengikuti program pendidikan karakter ala militer yang digagas oleh mantan Bupati Dedi Mulyadi. Program ini dimulai pada Kamis (1/5/2025) di barak militer Resimen Artileri Medan 1 Sthira Yudha, Batalyon Armed 9, Kecamatan Bungursari, Jawa Barat. Keberangkatan para siswa ke barak militer diwarnai suasana haru dan penuh tangis dari para orang tua. Banyak dari mereka berharap anak-anak mereka bisa berubah menjadi lebih disiplin dan bertanggung jawab. “Saya ikhlas demi kebaikan anak. Semoga jadi rajin dan nurut,” ujar Elly, salah satu orang tua siswa, sambil menitikkan air mata. Program ini ditujukan bagi siswa yang kerap bermasalah di sekolah, seperti membolos, melawan guru, hingga terlibat pergaulan bebas. Begitu tiba di barak, para siswa menjalani pemeriksaan kesehatan dan psikologis. Setelah itu, mereka akan mengikuti rutinitas ketat seperti salat berjamaah, olahraga pagi, menjaga kebersihan, pola makan ter...