Jakarta, DKI Jakarta - Senin,15 September 2025 – Bursa calon Kapolri pengganti Jenderal Listyo Sigit Prabowo mulai memanas. Sebanyak 25 Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) disebut-sebut masuk dalam daftar kandidat calon Kapolri terbaru.
Daftar ini mencantumkan nama-nama perwira tinggi Polri yang saat ini menduduki jabatan strategis di berbagai instansi, baik di internal Polri maupun kementerian/lembaga negara.
Daftar 25 Komjen Pol yang Masuk Bursa Calon Kapolri
Beberapa nama yang menonjol antara lain:
• Komjen Pol Mohammad Fadil Imran – Asisten Utama Bidang Operasi Kapolri
• Komjen Pol Wahyu Hadiningrat – Asisten Utama Bidang Perencanaan dan Anggaran Kapolri
• Komjen Pol Suyudi Ario Seto – Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN)
• Komjen Pol Albertus Rachmad Wibowo – Wakil Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN)
• Komjen Pol Ridwan Zulkarnain Panca Putra Simanjuntak – Sekretaris Utama Lemhannas
• Komjen Pol Tomsi Tahir – Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri
• Komjen Pol Mohammad Iqbal – Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI)
• Komjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho – Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan
• Komjen Pol Nico Afinta – Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM
Nama-nama lainnya merupakan pejabat utama Mabes Polri yang memiliki pengalaman panjang di bidang operasional, reserse, hingga intelijen.
Respons Para Kandidat
Menariknya, beberapa nama yang disebut masuk bursa memberikan tanggapan resmi.
Komjen Pol Suyudi Ario Seto yang saat ini menjabat Kepala BNN menegaskan bahwa dirinya masih fokus pada tugas pemberantasan narkotika. Ia menyebut kabar pencalonan dirinya sebagai Kapolri tidak benar.
Harapan Publik
Sejumlah pengamat dan kelompok masyarakat mendorong agar Presiden memilih Kapolri baru yang memiliki rekam jejak bersih, bebas dari kasus korupsi, tidak terlibat praktik judi online, dan tidak menjadi “beking” bisnis ilegal.
Bursa calon Kapolri masih dalam tahap wacana. Istana memastikan belum ada keputusan resmi terkait pergantian Kapolri, dan penentuan nama akan disesuaikan dengan kebutuhan reformasi Polri.
Artikel ini telah tayang di
Koran.co.id
Social Header