Head Line

Tol Semarang–Demak–Jepara Bukan Lagi Wacana, Konektivitas Pantura Jawa Tengah Terus Disiapkan

JAWA TENGAH – Rencana pengembangan jaringan jalan tol di kawasan Pantura Jawa Tengah kembali menjadi perhatian. Konektivitas yang menghubungkan Semarang, Demak, Jepara hingga wilayah Rembang terus masuk dalam agenda pengembangan infrastruktur transportasi di Jawa Tengah.

Informasi yang beredar melalui media sosial menunjukkan adanya gambaran trase jaringan tol yang menghubungkan sejumlah wilayah tersebut. Salah satu koridor yang menjadi perhatian adalah pengembangan jaringan dari Semarang menuju Demak, kemudian terhubung dengan jaringan tol menuju wilayah Jepara dan Rembang.

Tol Semarang–Demak sendiri bukan sekadar rencana. Ruas Sayung–Demak sepanjang sekitar 16 kilometer telah beroperasi sejak Februari 2023. Sementara pembangunan Seksi 1 Kaligawe–Sayung masih berlangsung dan ditargetkan terintegrasi dengan pengembangan infrastruktur kawasan pesisir.

Di sisi lain, rencana Tol Demak–Rembang juga dipastikan tetap dilanjutkan. Pada 2025, pemerintah daerah di wilayah yang akan dilintasi diminta mendukung proses penyiapan lahan, validasi data, dokumen perencanaan, serta kajian lingkungan.

Ruas Demak–Rembang direncanakan memiliki panjang sekitar 93 kilometer. Berdasarkan informasi yang disampaikan pada 2025, tahap pertama pembangunan dijadwalkan mulai pada 2026–2027 dan ditargetkan dapat beroperasi pada 2028.

Sementara itu, untuk koneksi Demak–Jepara, masyarakat masih perlu mencermati jadwal resmi pemerintah. Sebab, rencana pembangunan ruas tersebut mengalami penyesuaian. Informasi pada Desember 2025 menyebut jadwal yang sebelumnya diproyeksikan mulai 2030 bergeser menjadi sekitar 2034–2035 mengikuti perubahan prioritas jaringan tol nasional.

Meski demikian, arah pengembangan jaringan jalan tol di kawasan Pantura Jawa Tengah dinilai memiliki arti penting. Konektivitas yang lebih baik diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang, sekaligus membuka peluang pertumbuhan ekonomi di wilayah Demak, Kudus, Jepara, Pati hingga Rembang.

Dengan demikian, kabar mengenai jaringan tol Semarang–Demak–Jepara–Rembang perlu dipahami sebagai bagian dari agenda pengembangan jaringan infrastruktur jangka panjang. Sejumlah ruas sudah beroperasi dan sebagian lainnya masih berada pada tahap perencanaan, persiapan maupun pembangunan.

Masyarakat di wilayah Pantura pun kini menantikan kepastian tahapan berikutnya, terutama terkait trase, pembebasan lahan, jadwal konstruksi, serta kapan masing-masing ruas dapat benar-benar tersambung dan digunakan.

Catatan: Informasi mengenai jadwal pembangunan dapat berubah mengikuti keputusan dan prioritas pemerintah pusat. Karena itu, perkembangan terbaru tetap perlu merujuk pada keterangan resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan pemerintah daerah terkait.


Artikel ini telah tayang di                                  Koran 


Editor : Qurrota A'yun
© Copyright 2022 - KORAN