Head Line

Teror Baru Penagihan Pinjol: Ambulans Dipesan Fiktif untuk Menagih Utang

Teror Baru Penagihan Pinjol: Ambulans Dipesan Fiktif untuk Menagih Utang. (Foto: Tangkapan layar instagram @informasisemarang)

Semarang - Selasa, 10 Februari 2026 — Sebuah modus baru teror penagihan utang dari oknum penagih pinjaman online menjadi viral setelah tiga unit ambulans dan satu mobil pickup layanan pengiriman menerima pesanan fiktif yang diduga dibuat oleh debt collector (penagih utang) untuk menagih utang seorang warga. 

Kejadian ini terjadi pada Selasa (3/2/2026) di kawasan Semarang Barat, di mana ambulans yang datang ternyata merupakan pesanan palsu dengan detail alamat, identitas pasien, dan tujuan layanan yang dikirimkan oleh pihak yang memesan. Sesampainya di lokasi alamat yang dibagikan, rumah dalam keadaan kosong dan tidak ada pasien yang membutuhkan layanan ambulans. 

Tak hanya disuruh menjemput pasien, **pengemudi ambulans justru diminta untuk menyampaikan pesan kepada seorang perempuan di rumah tersebut agar melunasi utang pinjol sebesar sekitar Rp14 juta kepada pihak yang memesan ambulans. Saat menghubungi nomor pemesan, mereka justru mendapat instruksi untuk menagih utang itu dan kemudian diblokir. 

Video aksi ini kemudian menjadi viral di media sosial. Banyak warganet dan akun lokal membagikan rekaman ambulans yang berjejer di depan rumah, memperlihatkan aksi yang dianggap sebuah prank atau bahkan teror dari penagihan pinjol. 

Para sopir ambulans mengaku dirugikan secara waktu, tenaga, dan biaya operasional karena layanan mereka justru disalahgunakan untuk menagih utang, padahal seharusnya ambulans diperuntukkan hanya untuk keadaan darurat kesehatan masyarakat. 

Kasus ini menghadirkan kekhawatiran baru tentang praktik penagihan pinjol yang semakin meresahkan dan bisa menyasar siapapun, terutama jika melibatkan pihak ketiga seperti layanan ambulans yang seharusnya netral. 

Artikel ini telah tayang di 
Koran.co.id
© Copyright 2022 - KORAN